Magister Terapan Perencanaan Pariwisata (Matrappar) PNB Kini Terapkan Modul Internasional

Program Studi Perencanaan Pariwisata, Program Magister Terapan, Politeknik Negeri Bali telah menyelesaikan proyek penulisan modul internasionalnya, pertengahan September 2019. Sesuai visi Prodi yang go international, draft modul berbahasa internasional Inggris tersebut bahkan sudah diterapkan di kelas sejak awal semester ganjil 2019/2020 yang merupakan semester perdana program studi magister terapan satu-satunya di Indonesia ini.

Menurut ketua proyek Dra. Ni Made Ernawati, MATM, Ph.D, kegiatan ini baru mencakup mata kuliah utama. Berarti mata kuliah yang belum terkover akan disusulkan kemudian atau pada proyek berikutnya.  Pada pengerjaan kali ini, yang sudah tuntas adalah (1) Jaringan dan Komunikasi Korporasi Pariwisata (Networking and Corporate Communication in Tourism); (2) Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pariwisata (Tourism Business Planning and Development); (3) Paradigma Green Tourism (Green Tourism Paradigm); (4) Manajemen Strategis Bisnis Pariwisata (Tourism Business Strategic Management); (5) Globalisasi dan Digitasi Pariwisata (Globalization and Tourism Digitation); (6) Keuangan Manajerial Pariwisata (Tourism Managerial Finance); (7) Pemasaran dan Komunikasi Bisnis Pariwisata (Tourism Business Marketing and Communication); (8) Manajemen Kualitas Bisnis Pariwisata (Tourism Business Quality Management); dan (9) Metodologi Riset Terapan Pariwisata (Applied  Research Methodology in Tourism). Menurut informasi Ketua Program Studi Magister Terapan Perencanaan Pariwisata PNB Dr. I Gede Mudana, M.Si, setiap chapter modul tersebut dibagikan secara online via email kepada seluruh mahasiswa sehingga setiap mahasiswa sudah siap dengan materi yang akan didiskusikan begitu mata kuliah yang bersangkutan berlangsung. “Ini bagian dari upaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa”, ujarnya bersemangat di tengah kesibukannya merencanakan dan merancang promosi untuk penjaringan calon mahasiswa baru 2020/2021 (igm).

About the Author

Leave a Reply

*